Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Dalam rangka menyambut ulang tahun Sarikata.com yang ke-9 pada tahun 2011 ini, diadakan Lomba Menulis Cerita Anak (Dongeng) Sarikata.com 2011 dengan informasi sebagai berikut :

TEMA LOMBA

Teknologi Tepat Guna dan Bermanfaat dalam Kehidupan Sehari-hari

PENDAFTARAN

  1. Pendaftaran cerita anak (dongeng) dimulai dari tanggal 1 Maret 2011 sampai dengan 31 Maret 2011
  2. Peserta lomba adalah Seluruh Warga Negara Indonesia berusia mulai dari umur 10 thn – 60 thn (Laki-laki dan Perempuan)
  3. Artikel cerita di posting pada masing-masing website / blog peserta dalamrentang waktu tanggal 1 Maret 2011 sampai dengan 31 Maret 2011
  4. Peserta kompetisi adalah pemilik blog/website itu sendiri. Peserta tidak dapat diwakilkan ataupun mewakilkan blog/website orang lain.
  5. Daftarkan artikel yang telah Anda tulis pada form pendaftaran dibawah ini
  6. Menambahkan tag Sarikata.com, Lomba Cerita Anak, Dongeng, 2011pada postingan
  7. Tiap peserta dapat mengirimkan lebih dari satu buah artikel untuk mengikuti lomba ini
  8. Like Sarikata.com Fan Page di Facebook yang berada di alamat :http://www.facebook.com/pages/Sarikatacom/130485517017226
  9. Cantumkan Official banner Lomba Menulis Cerita Anak (Dongeng) Sarikata.com 2011 di bawah ini pada halaman utama dan sidebar blog anda

Kopas dari Sarikata.com

Pada Hari Aksara Internasional setiap tahun, UNESCO mengingatkan masyarakat internasional tentang status literasi dan pembelajaran orang dewasa secara global.

8 September diproklamasikan Hari Aksara Internasional oleh UNESCO pada tanggal 17 November 1965.Ini pertama kali dirayakan pada tahun 1966.Tujuannya adalah untuk menyoroti pentingnya keaksaraan bagi individu, komunitas dan masyarakat.Pada Hari Aksara Internasional setiap tahun, UNESCO mengingatkan masyarakat internasional tentang status literasi dan pembelajaran orang dewasa secara global.Perayaan berlangsung di seluruh dunia.

Sekitar 774.000.000 orang dewasa memiliki ketrampilan minimum dalam hal keaksaraan; satu dari lima orang dewasa masih belum melek huruf dan dua-pertiga dari mereka adalah perempuan; 72.100.000 anak luar sekolah dan banyak lagi menghadiri tidak teratur atau drop out.

Oleh karena itu jika ada saudara, tetangga atau teman kita yang termasuk di dalamnya, ayo bersama-sama entaskan mereka

Oeroeg kawanku

Oeroeg-Hella S Haasse

Judul : OEROEG

Penulis : Hella S Haasse

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun : 2009

Oeroeg kawanku. Tubuhnya hitam polos, wajahnya datar dan lebar, tatapannya tajam berkilauan. Ia adalah anak Deppoh mandor ayahku dengan Ibunya yang bernama Sidris. Hampir sejak aku dilahirkan, ia satu-satunya makhluk hidup di lingkunganku yang mengalami setiap tahap keberadaanku, setiap ingatan, setiap kesan. Oeroeg melambangkan hidupku di sekitar Kebon Jati, bertualang ke gunung, bermain di kebun dan di atas bebatuan sungai, bepergian dengan kereta api, ke sekolah kehidupan masa kanak-kanakku ( hal 68 ).

Orang-orang suka mencemoohku karena bergaul dengan “jongosku” yang hanya seorang Inlanders. Apakah Oeroeg lebih rendah dari orang-orang Eropa? Hanya orang-orang gila dan bodoh saja yang menganggap satu ras lebih tinggi derajatnya dibandingkan ras lain hanya karena warna kulit. Macan Kumbang berbeda dengan Monyet, tetapi bukan berarti satu lebih rendah daripada yang lainnya. Sungguh sekali lagi itu semua adalah omong kosong. Lanjut Baca »

Tips Merawat Buku

Koleksi bukumu sudah terlalu banyak? Disimpan dimana sekarang? Di dalam kotak kardus? Aduh, jangan deh. Hindari menyimpan buku-buku terlalu lama di dalam kotak kardus.

Banyak kotak kardus mengandung asam (acid). Asam dari kotak kardus itu bisa pindah ke buku. Akibatnya, buku kita bisa berubah warna jadi kekuning-kuningan. Sayang kan? Lebih baik, siapkan rak buku yang ukurannya cukup untuk menyimpan koleksi buku-buku kita.

Agar terbebas dari debu, kotoran, dan musuh-musuh buku lainnya, banyak yang menyarankan agar rak buku tertutup. Supaya tetap gampang dilihat, sebaiknya pintu penutupnya terbuat dari kaca. Cuma, buku-buku itu jangan sampai terkurung rapat tanpa sirkulasi udara. Buku-buku kita akan mudah lumutan jika disimpan tertutup tanpa sirkulasi udara. Lanjut Baca »

Oude Molstraat

Suara kicau burung camar ada dimana-mana. Di tengah kota burung merpati menghampiri. Angin semilir masuk menerobos gang-gang kota. Dingin….dingin…seperti dinginnya batu bata yang tertata rapi membentuk rumah di oude molstraat.Itu kalau pagi hari.

Suara camar berganti dentum musik membahana keluar dari gedung.Bertiga di luar pintu menghabiskan sebatang cerutu. Burung-burung merpati berdansa di depan mata.Mata mereka melirik menggoda. Oh my god, apa kata dunia kalau aku ke sana. Sepasang Belanda asik masyuk dalam asmara di ujung jalan. Sepeda satu, sepeda dua, sepeda tiga datang bertambah di klub sebelah.Itu kalau malam hari

Write Story Contest

Ikutilah Kontes Write a Story!

Kontes Write a Story adalah lomba menulis cerita untuk buku-buku anak yang diselenggarakan oleh Erlangga for Kids (EFK), salah satu divisi penerbitan Erlangga Group.

Syarat & Ketentuan:

  1. Peserta adalah pria/wanita dewasa (usia diatas 18 tahun).
  2. Cerita yang ditulis untuk anak usia 5 – 12 tahun
  3. Panjang cerita 3 halaman, 1 ½ spasi, times new roman 11
  4. Tema cerita bebas dan orisinil (fantasi, fabel, humor, dsb) serta tidak mengandung unsur SARA
  5. Naskah cerita yang dikirimkan belum pernah dipublikasikan baik di media elektronik maupun cetak, dan belum pernah diikutsertakan dalam sayembara lain.
  6. Naskah cerita yang dikirim dalam bentuk hardcopy atau soft copy (file word). Sertakan biodata singkat penulis, alamat lengkap, nomor telepon, dan fotokopi KTP. Cantumkan WRITE A STORY disebelah kiri atas amplop.
  7. Kirimkan naskah ke:

Panitia WRITE A STORY

Divisi Erlangga For Kids, Penerbit Erlangga

Jl. H. Baping Raya no. 100

Ciracas Pasar Rebo

Jakarta Timur 13740

Atau via email ke:

writeastory. efk@gmail. com

  1. Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 naskah
  2. Naskah yang masuk sepenuhnya menjadi milik panitia
  3. Naskah paling lambat diterima tanggal 25 Maret 2010
  4. Pengumuman pemenang tanggal 25 April 2010
  5. Hanya naskah yang memenuhi syarat yang akan dinilai. Keputusan juri mengikat, tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat menyurat
  6. Peserta tidak dipungut bayaran apapun
  7. Untuk keterangan lebih lanjut klik www.erlangga. co.id atau email ke writeastory. efk@gmail. com, atau hubungi Marcomm Penerbit Erlangga di 8717006 ext. 229

Hadiah:

Juara I:        Rp 5 juta dan hadiah sponsor

Juara II:       Rp 3 juta dan hadiah sponsor

Juara III:      Rp 2 juta dan hadiah sponsor

Mojok

Percaya nggak kalo posisi menentukan prestasi.Dan biasanya nih pojok sebagai pilihan utama prestasi itu. istilah yang biasa dipakai adalah mojok.
Betapa gembira seorang siswa mendapat tempat duduk tes di bangku belakang paling pojok. Penginnya sih nggak bakalan ketahuan guru kalo nyontek.
Sabtu malam minggu paling enak mojok dengan kekasih. Pos kamling yang berada di pojok gang dengan lampu remang-remang. Serasa dunia milik berdua, mau ngapa-ngapain nggak bakal orang tahu.
Telepon di doi atawa teman yang mo kita deketin, pasti milih pojok sebagai tempat paling sepi tuk mengadu isi hati.
Maaf, Buang air besar pun paling enak di pojok. Bayangin kalo jamban ada di tengah lapangan, maka prestasi bertelur :) tak akan tercapai

He…he…just fun. Aku cuma mo menyampaikan bolehlah kita mojok tetapi jangan berharap jika apapun kegiatan yang kita lakukan di pojok tak lepas dari pengawasan Tuhanmu. Tak Malukah kita?

(terinspirasi saat malam minggu lihat co+ce berduaan asyik di pos ronda)

Siwur

Dua kakak beradik santri, Tasban dan Koncer pulang dari pesantren. Mereka kini harus kembali di masyarakat dan berbaur dengan mereka. Masyarakat tempat mereka tinggal begitu patuh kepada sang Kyai. Sami’na wa Ato’na. Apa yang didawuh sang Kyai maka itulah ketetapan yang berlaku. Tak heran jika mereka kaget setengah hidup begitu tahu kebiasaan yang berbeda dengan ajaran di pesantrennya. Bagaimana tidak, Kyai yang menjadi imam surau dan makmumnya sholat dengan membawa siwur. Lanjut Baca »

Jakarta, Sabtu (21 November 2009) — Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional (Pusbuk Depdiknas) menggelar sayembara penulisan naskah buku pengayaan 2010. Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan motivasi menulis di kalangan pendidik dan tenaga kependidikan. Sayembara yang terbuka bagi para pendidik dan tenaga kependidikan baik formal maupun nonformal ini berhadiah total Rp1.080.000. 000,00.

Tema penulisan adalah Membangun Manusia Indonesia yang Religius, Cerdas, Bermartabat, Mandiri, dan Kompetitif di Era Global. Naskah yang disayembarakan adalah buku pengayaan yang memuat materi yang dapat memperkaya dan meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan keterampilan, serta membentuk kepribadian peserta didik. Peruntukan pembaca adalah untuk jenjang pendidikan SD/MI (kelas 4,5, dan 6), SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK/MAK. Lanjut Baca »

Andai Aku Lahir Kembali

Kita tak pernah memesan bentuk wajah, warna kulit, atau pun jenis rambut kepada Tuhan. Andaikan kita bisa memilih barangkali kita tidak seperti ini. Yang pasti aku tahu bahwa aku adalah makhluk terbaik yang pernah Tuhan ciptakan.

Rasanya lama sekali tapi akhirnya hari Minggu yang lalu semuanya telah berakhir. Aku sekarang bahagia dan senang. Aku kini merasa hangat dan menikmati kehidupanku bersama teman-teman. Sejak tulisanku dimuat di salah satu majalah anak, banyak surat dan ucapan simpati mampir di rumah dan di sekolah.

Namaku Aina. Aku dilahirkan dari keluarga kecil di Kubangbungur sebuah dusun di Brebes,Jawa Tengah. Kini aku berada di Semarang mengikuti kepindahan daerah kerja ayah. Tentu saja aku harus rela meninggalkan teman-teman sekolahku di kampung. Berat yang aku rasakan terobati oleh nasehat guru-guruku. Beliau berpesan bahwa kehidupan di kota berbeda dengan kehidupan di kampung. Aku harus pandai-pandai membawa diri dan menyesuaikan dengan lingkungan dan teman-teman baruku. Semula aku membayangkan kehidupan di tempat baruku amat menyenangkan.Aku akan banyak memiliki teman yang memiliki wawasan yang luas. Apa yang aku pikirkan ternyata meleset ketika teror itu terus menghantui hari-hariku. Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.