Beberapa orang datang berduyun-duyun hendak protes kepada sang Nabi. Dari spanduk yang mereka bentangkan tampak keinginan mereka. Spanduk itu di antaranya bertuliskan “panjangkan umur kami”, “Beri kesempatan kami beramal lebih”. Unjuk rasa ini diketahui oleh sang Nabi. Tidak seperti pejabat saat ini yang tak mau menemui pengunjuk rasa langsung di lapangan, Sang Nabi tak gentar menghadapi mereka. Nabi menanyakan maksud mereka mengunjukkan rasanya. Ternyata orang-orang tersebut protes karena umur mereka lebih pendek dibandingkan dengan umur para moyangnya yang mencapai hingga 100 tahun-an. Mereka berpikir moyang merekalah yang banyak menghuni surga karena umur yang panjang membuat mereka memiliki kesempatan lebih untuk mencari bekal akhirat. Sedangkan mereka….
Sang Nabi pun melaporkan hal ini kepada Sang Khalik. Lalu sang Khalik memberikan hadiah suatu malam yang setara dengan 1000 bulan. Itulah malam Lailatul Qadar.








