SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H

Diterbitkan di:  on Oktober 1, 2008 at 1:19 pm Tinggalkan sebuah Komentar

Barokallah di Bulan Ramadhan

Ya Allah, Aku bersyukur kepadamu atas nikmat yang kau beri kepadaku. Atas ijin dan ridho-Mu, bulan ini aku menambah piala di rumah mungilku. Aku hanya berdoa kepada-Mu, Jadikanlah hati ini tetap berpegang teguh kepada-Mu dalam suka dan dukaku, dalam kaya dan melaratku, dalam sehat dan sakitku. Aku berlindung kepada-Mu atas harta yang kau berikan kepadaku melalui kejuaraan yang berhasil kuraih.

Lomba ini bertajuk Sayembara menulis esai untuk guru SD yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Propinsi Jawa Tengah. Teman-teman bisa membaca hasil tulisanku di sini. Terimakasih kepada teman-teman di komunitas wedangjae, rekan-rekan smo atas support dan doanya.

Diterbitkan di:  on September 17, 2008 at 8:18 am Komentar (2)

UPLOAD FILE

Berbagi memang mengasyikkan. Bagiku, bisa memberikan apa yang aku miliki adalah sebuah kebahagiaan tersendiri. Nah, teman-teman yang ingin berbagi pula, aku ada info situs yang menyediakan upload data kita supaya bisa di download. Semua itu Gratis.

Teman bisa register saja di:

4shared.com

ziddu.com

Maybe teman2 punya info lainnya seputar situs yang bisa kita titipi file? Kita tunggu ya infonya, thank’s

Diterbitkan di:  on Juni 29, 2008 at 9:10 am Tinggalkan sebuah Komentar

Kapitalis Mengajarkan Dusta

Belajar Dusta

Pancaindera merupakan sebuah nikmat Tuhan yang tak terkira. Melalui pancainderalah kita belajar menyikapi fenomena yang terjadi dalam lingkungan. Begitu pula dengan Sucipto hadi Purnomo. Dia gunakan pancainderanya untuk mengamati carut marut dunia pendidikan Indonesia. Lantas dia ikat hasil pengamatannya tersebut dalam buku ini.

Buku ini sengaja disajikan bagi dunia pendidikan Indonesia yang tak jua bangkit dari keterpurukan. Begitu peliknya permasalahan sehingga sulit mengurai satu persatu akar masalah yang ruwet bagaikan benang layang-layang. Melalui buku ini pulalah Sucipto mencoba mengurai akar masalah tersebut. Sadar atau tidak pendidikan Indonesia telah mengalami pergeseran dari cita-cita sebenarnya.Sekolah sebagai tempat formal untuk memanusiakan manusia kini telah bermutasi menjadi ladang bagi kapitalis-kapitalis pendidikan.Guru tak lebih layaknya buruh dan siswa merupakan komoditas yang menguntungkan para kapitalis tersebut.

(lagi…)

Diterbitkan di:  on Juni 10, 2008 at 4:40 am Tinggalkan sebuah Komentar

Telaah Buku Yuk!

Tidak salah jika sebagian orang mengatakan bahwa buku adalah jembatan ilmu pengetahuan. Di dalamnya terangkum sisi dunia dalam secarik kertas. Buku memiliki peran penting dalam pembelajaran. Buku harus benar-benar menumbuhkan kemampuan intelektual guru dan siswa bukan membodohkan. Mengingat betapa penting peran buku tersebut, kiranya perlu langkah yang tepat terhadap pemilihan buku teks ajar yakni dengan telaah. Telaah kelayakan buku terdiri dari tiga kriteria utama; isi, gaya penyajian, dan kemasan.

Kriteria pertama isi. Pedoman dasar untuk menentukan kelayakan isi buku adalah kesesuaiannya dengan kompetensi dasar yang tertuang dalam kurikulum. Bahan materi yang dikembangkan memungkinkan bagi peserta didik untuk merangsang kreativitas dan inspiratif. Kedekatan pada dunia peserta didik juga merupakan hal yang patut ditelaah. Dan yang tak paling penting adalah tidak mengandung kesalahan logika, konsep, prinsip dan paradigma keilmuan serta tidak mengundang konflik terhadap nilai keagamaan, kebangsaan dan universal.

Kriteria kedua gaya penyajian. Cara buku tersebut mengkomunikasikan isi kepada peserta didik perlu mendapat perhatian. Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam penentuan gaya penyajian ini. Pertama, Kesederhanaan bahasa dan komunikatif serta mudah dipahami sesuai taraf perkembangan anak. Kedua, penyajian yang runut dengan ilustrasi untuk memperjelas gagasan. Ketiga, bentuk tulisan, tata letak serta pewarnaan yang tidak membosankan turut mendukung penampilan buku.

Kriteria terakhir yakni kemasan. Bagaimanapun kemasan yang menarik akan menimbulkan gairah pertama seseorang sebelum menilik isinya. Pertama, dimensi buku yang memudahkan peserta didik membawa. Kedua, cover dan jilidan yang cukup kuat sehingga memungkinkan buku dapat berusia panjang. Terlebih jika buku akan dipakai dalam jangka waktu setahun.

Dengan demikian, sekolah tak akan terjerumus oleh iming-iming para penjual buku. Bonus berupa komisi 40% dari penjualan buku kepada siswa, sponsor tetap kegiatan sekolah, jaket, kaos, uang saku piknik guru hingga pesawat TV menjadi hembusan angin surga bagi guru. Ada udang dibalik gimbal, ada maksud tersembunyi. Menjadi konsekwensi logis jika para penerbit menuntut agar buku mereka dipakai setelah beberapa bonus diberikan. Pertaruhan moral menjadi dilema. Guru dihadapkan pada pilihan menjadi guru idealis atau guru komersil. Paling tidak permasalahannya ada pada urutan kerja. Bolehlah guru tersebut menerima bonus dari penerbit sebagai rasa terimakasih. Tentu saja kesepakatan dapat dilakukan setelah guru melalui proses telaah kelayakan buku. Bagaimana menurut anda? Mau menjadi guru idealis , guru komersil atau guru kritis?.

Diterbitkan di:  on Juni 7, 2008 at 2:27 am Komentar (3)

Pindah Blog Dari WP ke WP

Teman-teman yang pernah berkunjung ke warung sekulmegono pasti akan menemukan tulisan yang sama pada blog ini. Betul, beberapa tulisan dari blog ini aku ambil dari sekulmegono. Nggak apa-apa khan, tokh tulisan itu yang nulis aku juga :) .
Proses ini disebut ekspor dan import blog. Awalnya aku nggak tahu bagaimana cara untuk mengambil tulisan serta komentar-komentar yang ada di blogku yang lain. Copy paste menjadi jalan pintas saat itu. Capek deh, coz harus bolak-balik dari blog satu ke blog yang baru. klik sana-klik sini. Semuanya itu berakhir ketika aku menemukan cara yang lebih pintas lagi. Gimana caranya?

Buka wordpress yang akan teman ambil postingannya.
klik My Dashboard >> Kelola >> Ekspor

akan muncul tulisan seperti ini:

Ekspor
Ketika Anda mengklik tombol di bawah WordPress akan menciptakan sebuah berkas XML untuk Anda simpan di komputer Anda.
Format ini, yang kita sebut WordPress eXtended RSS atau WXR akan berisi tulisan, halaman, komentar ruas tersuai, kategori dan tag Anda.
Setelah Anda telah menyimpan berkas yang diunduh, Anda dapat memakai fungsi Impor pada blog WordPress lainnya untuk mengimpor blog ini.

Batasi penulis adalah nama penulis yang menulis postingan pada blog. Jika blog ini punya teman sendiri maka pilih saja nama teman. Jika blog dikelola bersama maka akan muncul nama penulis lebih dari satu.

Klik Unduh Berkas Ekspor >> akan muncul jendela save >> Save di drive di PC teman.

Sampai di sini, kita telah selesai urusan dengan blog lama kita. Sekarang giliran buka blog baru yang akan di tambahkan dengan postingan kita di blog yang lama.

Pada blog yang baru:
Klik My Dashboard >> Kelola >> Import

Akan terpampang beberapa jenis blog yang akan kita ambil posingannya. Pada tutorial kali ini saya ambil dari WordPress.

Klik WordPress >> Klik Browse >> Pilih berkas yang tadi kita simpan di drive ada PC. >> Klik Unduh Berkas dan Impor

Akan muncul nama penulis yang diinginkan. Pilih nama penulis dengan nama penulis yang baru di blog baru teman (ini nggak wajib lho).

Silahkan buka blog teman. Langkah terakhir adalah memodifikasi / mengelola biar tampak rapi saja.

SELAMAT BERSENANG-SENANG. SEMOGA BERMANFAAT

Diterbitkan di:  on Juni 6, 2008 at 3:10 am Tinggalkan sebuah Komentar

Hlep…Nyam-Nyam

Feeding Frenzy® 2: Shipwreck Showdown

© Copyright 2006 PopCap Games, Inc.

Presented by GameHouse, Inc.

Permainan yang dipublikasikan oleh Game House ini sangat digemari oleh anak-anak. Jika anak-anak melihat permainan ini mereka pasti mudah mengenalinya. Siapapun dapat memainkannya tanpa batasan umur. Peraturannya sederhana yakni ikan yang lebih besar memakan ikan yang lebih kecil. Jangan sampai ikan yang kita jalankan termakan oleh ikan yang lebih besar. Setelah ikan yang kita jalankan makan beberapa ikan kecil maka status ikan akan naik berkembang menjadi lebih besar. Bertambahnya ukuran tubuh ikan yang kita jalankan dapat memakan ikan lain yang ukurannya lebih besar dari ikan yang kita makan sebelumnya.

Permainan predator habitat sungai ini mengingatkan kita pada kehidupan manusia. Seolah begitulah gambaran manusia saat ini. Siapa yang lebih besar maka dia dapat memakan hak hidup manusia yang lebih kecil. Siapa yang memiliki kekuasaan maka dia beroleh hak atas kaum yang lebih kecil termasuk hak hidupnya. Semoga permainan ini sekadar permainan. Semoga aturan dalam permainan tidak berlaku dalam kehidupan manusia. Jika memang kenyataan membenarkan bahwa permainan ini ada dalam kehidupan manusia, kiranya PopCap Games akan memunculkan tokoh ikan piranha. Biar kecil asal bersama-sama berjuang maka ikan besar pun akan habis dibabatnya.

Diterbitkan di:  on Juni 3, 2008 at 5:54 am Tinggalkan sebuah Komentar

Teh Botol Membawa Hikmah

Rasul bersabda bahwa ada empat perkara yang harus disegerakan. Menerima tamu, menikahkan anak gadis, memakamkan jenazah, membayar hutang. Pada suatu waktu datang seorang tamu ke rumah kami. Sebuah keputusan antara menemui atau tidak menjadi sebuah pergulatan dalam hati. Bayangan wajah sangar penagih hutang minggu lalu masih membekas dalam benak. Jangan-jangan tamu yang datang saat ini salah satu dari mereka. Ah, aku tidak boleh berprasangka buruk seperti itu. Bagaimana jika ternyata tamu itu membawa kabar penting bagi kami? Bagaimana jika yang datang itu adalah Pak Pos yang akan memberikan wessel honor menulisku?.

Sebuah keputusan yang tak mudah. Bismillah, apapun yang terjadi aku harus menemui tamu itu. Niat sudah bulat, tetapi muncul satu persoalan. Bagaimana caraku menjamu tamu itu sedangkan kondisi keuangan kami benar-benar darurat sipil. Sekedar air putih pun tak ada karena kemarau yang tak jua sirna. Air ledeng hingga kini tak nampak setetes pun keluar dari kran.

(lagi…)

Diterbitkan di:  on Mei 31, 2008 at 6:56 am Tinggalkan sebuah Komentar

Uang Gedung Sekolahku Yang Mewah

Bambang bangga memiliki anak yang berprestasi. Predikat sebagai siswa peraih nilai tertinggi di sekolah menambah rasa bangga keluarga. Harapan dapat masuk sekolah negeri yang favorit sudah terbayang di depan mata. Bermodal segudang prestasi yang dimiliki sang anak, Bambang memberanikan diri mendaftarkan anaknya di sekolah negeri favorit di kotanya. Nilai ujian yang cukup tinggi dengan puluhan piagam penghargaan membuat anak Bambang lolos dengan mudah. Namun begitu sekolah menyebut sekian juta sebagai syarat masuk sekolah membuat Bambang mesti gigit jari.

Jumlah yang tak mungkin dia penuhi dari gajinya sebagai seorang buruh pabrik. Menurut perkiraannya, jika anaknya cukup berprestasi maka sedikitnya dapat meringankan beban orangtua menyekolahkan anak karena sekolah pasti akan menerima tanpa embel-embel apapun. Semua impian tersebut kandas begitu mendengar jumlah yang membuatnya nyinyir. Akhirnya Bambang pulang dengan sejuta rasa bercampur menjadi satu. Kecewa, marah, benci, iba, haru, mangkel dan seabreg rasa yang tak dapat terungkap dengan kata-kata.
(lagi…)

Diterbitkan di:  on at 6:51 am Tinggalkan sebuah Komentar

Jangan Biarkan Otakmu Tidur

JUDUL CARA BARU MENGASAH OTAK DENGAN ASYIK

PENULIS : DAVID GAMON,Ph.D.

PENERBIT : KAIFA

TAHUN : 2005

TEBAL : 292 HALAMAN

Penelitian otak pada dasawarsa terakhir ini marak dibicarakan. Keajaiban otak yang menyimpan misteri yang belum terungkap mengundang para ahli untuk mempelajarinya. Temuan-temuan tentang otak ini bagaikan bola salju yang terus bergulir. Salah satu yang menggulirkan bola salju tersebut adalah David Gamon. Bersama dengan Allen Bragdon seorang pendiri majalah games dan teka-teki “playspace” untuk sindikasi New York Times, David mencoba menelurkan cara baru mengasah otak dengan asyik melalui buku ini.

(lagi…)

Diterbitkan di:  on at 5:37 am Tinggalkan sebuah Komentar